Dongeng Malin Kundang Dalam Bahasa Inggris

Dongeng Malin Kundang Dalam Bahasa Inggris – Halo teman-teman tutorial.. kali ini admin akan menceritakan sebuah kisah tentang sebuah legenda yang terkenal, khususnya – kisah Si Malin Kundang – yang durhaka pada ibunya. Yuk baca cerita berikut.

Alkisah, sebuah keluarga miskin sederhana tinggal di pesisir pantai Sumatera Barat. Keluarga tersebut memiliki seorang anak laki-laki bernama Malin Kundang. Dia adalah anak pekerja keras, cerdas dan sangat senang membantu orang tuanya. Itu sebabnya ibunya sangat mencintai Malin Kundang. Ayahnya, sebagai kepala keluarga, mencari nafkah di kapal dagang. Karena kondisi ekonomi keluarga yang sangat miskin, pada suatu hari ayah Mala memutuskan untuk berlayar ke luar negeri. Malin dan ibunya berharap suatu saat ayahnya bisa pulang dengan membawa banyak uang untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Setiap hari mereka saling berpapasan, tetapi sejak hari itu tidak ada kabar tentang ayahnya, bahkan selama berbulan-bulan dan bertahun-tahun ayah Mal tidak datang, dan akhirnya Malin Kundang dan ibunya.

Dongeng Malin Kundang Dalam Bahasa Inggris

Ibu Malin bekerja keras setiap hari untuk menghidupi anak tunggalnya. Ibu Malin sering melakukan pekerjaan apa saja, mulai dari menangkap ikan di pantai hingga berjualan kue keliling desa. Sejak saat itu, Malin Kundang yang masih kecil merasa kasihan pada ibunya yang sudah tua dan harus bekerja keras untuk menghidupi keluarganya. Sejak ayah mereka meninggalkan mereka, mereka tinggal di sebuah gubuk di sebuah desa dekat pantai air yang manis.

Rpp B. Inggris Sma Smt 2 Kelas X

Mereka hidup dari waktu ke waktu sampai Malin Kundang menyadari bahwa dia telah tumbuh menjadi pemuda yang pintar dan nakal. Suatu malam, Malin teringat ayahnya, yang sudah bertahun-tahun tidak pulang dan tidak mendapat kabar sama sekali. Malin merasa sedih setiap kali mengingat ayahnya dan menyadari betapa sulitnya hidup bersama ibunya setelah kematian ayahnya. Malin tidak ingin melihat ibunya bekerja keras, kemudian ia berpikir dan memutuskan untuk mencari nafkah di negara lain dengan harapan ia akan menjadi kaya nantinya ketika ia kembali ke kampung halamannya. Suatu sore, Malin mengumumkan niatnya kepada ibunya. “Bu, Malin ingin hijrah ke negeri seberang, apakah ibu setuju dengan kepergian anakmu?” Ibu Malina sangat terkejut. “Kamu bilang kamu ingin berkeliaran? Ibu tidak setuju dan teringat pengalaman masa lalu ketika ayahmu pergi ke luar negeri dan tidak pernah kembali” (jawab ibu Malina). Malin juga berkata: “Jika Malin tidak pergi ke luar negeri, hidup kita akan tetap seperti ini Ibu, tidak ada yang berubah dan Malin tidak ingin hidup dalam kemiskinan selamanya, Malin berjanji akan segera pulang jika dia berhasil di negeri lain”.

Dengan berat hati, ibu Malina akhirnya menyerah untuk menelantarkan anak tunggalnya. Malin Kundang pun berpamitan kepada ibunya dan semua teman-temannya di desa untuk berlayar bersama seorang nahkoda kapal dagang yang sukses di kampung halamannya. Selama di kapal, Malin Kundang banyak belajar tentang pelayaran dari kru yang berpengalaman. Malin rajin belajar tentang pelayaran dari teman-teman seusianya. Karena daya tahannya, ia juga sangat baik dalam pengiriman. Dia mengunjungi banyak pulau sampai suatu hari dalam perjalanan,

Di tengah perjalanan, kapal Malin Kundang tiba-tiba diserang oleh bajak laut. Semua barang dagangan di kapal dicuri oleh para perompak. Bahkan sebagian besar awak dan orang-orang di kapal dibunuh oleh para perompak. Malin Kundang sangat beruntung saat itu bahwa para perompak tidak membunuhnya, karena kemudian Malin segera bersembunyi di sebuah ruangan kecil yang ditutupi dengan kayu. Setelah pembajakan terjadi, Malin Kundang hanyut di tengah laut hingga perahu yang ditumpanginya akhirnya terdampar. Malin Kundang berjalan ke desa yang paling dekat dengan pantai dengan sisa tenaga, sedikit uang dan perbekalan. Setelah sampai di desa, Malin Kundang ditolong oleh masyarakat desa setempat setelah menceritakan semua kejadian yang menimpanya.

Kondisi desa tempat tinggal Malin sangat dingin dan subur. Di sana, Malin mulai mencari pekerjaan selama dia tinggal. Malin bekerja untuk seorang pengusaha kaya yang memiliki banyak bisnis dan kapal. Malin awalnya bekerja hanya sebagai buruh kasar mengangkut barang dagangan, karena kegigihan dan ketekunannya dalam bekerja, Malin akhirnya berhasil dalam usahanya dengan menjadi pedagang yang terpercaya. Malin adalah sosok yang santun, penurut dan sabar dalam bekerja, itulah sebabnya para pengusaha sering mengundang Malin untuk datang ke rumahnya. Saat Malin sedikit demi sedikit mengenal putra saudagar itu, benih-benih cinta pun bersemi hingga akhirnya mereka menikah. Sejak saat itu, bisnis yang digelutinya semakin makmur dan sukses, hingga kehidupan Malin menjadi kaya raya. Dia memiliki banyak kapal dagang yang diawaki oleh lebih dari 100 orang.

The Legend Of Malin Kundang

Kesuksesan dan nama besar Mal akhirnya sampai ke kampung halaman Mal sejak kecil. Ibu Malin sangat gembira dan bahagia ketika mendengar bahwa anak tunggalnya telah menjadi orang sukses di luar negeri. Setiap malam, ibu Malin berdoa, berharap putranya Malin akan mengunjunginya, dan suatu hari, doa ibu Malin akan terkabul ketika kapal Malin berlabuh di pelabuhan dekat desanya untuk memperluas jaringan perdagangan. Ibu Malin Kundang yang setiap hari menunggu anaknya melihat sebuah kapal cantik memasuki pelabuhan. Dia melihat dua orang berdiri di geladak kapal. Ia yakin yang berdiri adalah anaknya Malin Kundang dan istrinya.

Ketika Malin Kundang turun dari kapal, ibunya menyambutnya dengan tubuh yang tua dan kurus. Setelah mendekat, ibunya melihat dua belas luka di tangan kanan pria itu, ibunya semakin yakin bahwa yang didekatinya adalah Malin Kundang. Kemudian ibunya berkata, “Malin Kundang, anakku, mengapa lama sekali kamu tidak mengirim pesan?”, katanya dan memeluk Malin Kundang. Namun Malin Kundang segera melepaskan diri dari pelukan ibunya dan mendorongnya ke tanah. “Gadis-gadis itu tidak saling kenal, ibuku bilang mereka hanya ceroboh,” kata Malin Kundang kepada ibunya. Malin Kundang kemudian pura-pura tidak mengenali ibunya karena malu dengan ibunya yang sudah tua dan bajunya robek. “Apakah gadis itu ibumu?” tanya istri Malin Kundang. “Tidak, dia hanya seorang pengemis yang berpura-pura menjadi ibuku untuk mendapatkan kekayaanku,” kata Malin kepada suami tercintanya.

Ibunya sangat marah ketika mendengar pernyataan dan pelecehan terhadap putranya. Ia tidak pernah menyangka bahwa anak kesayangannya satu-satunya akan berubah menjadi anak yang nakal. Sebelum kemarahannya meletus, ibu Malin Kundang mengangkat tangannya dan berdoa kepada Tuhan “Ya Tuhan, jika benar dia adalah anak kandungku, jadikanlah dia batu.” Malin segera memerintahkan awak kapal untuk menaikkan jangkar dan kembali berlabuh. Sesaat sebelum kapal Malin meninggalkan ibunya, angin kencang dan badai dahsyat tiba-tiba datang dan menghancurkan kapal Malin Kundang. Suara petir saling menjawab, Malin menyadari bahwa kutukan ibunya benar-benar terjadi, Malin membungkuk meminta maaf kepada ibunya. Namun, sudah terlambat sebelum tubuh Malin Kundang berangsur-angsur menegang dan berangsur-angsur berubah menjadi batu yang tergeletak.

Hikmah dan pesan moral yang dapat kita petik dari legenda Malin Kundang di atas adalah: “Janganlah kita durhaka kepada orang tua kita yang telah melahirkan dan membesarkan kita. Karena kemarahan orang tua menjadi murka Tuhan, kebahagiaan orang tua. ” menjadi keridhaan Tuhan. Bagaimanapun kita tetap harus menjaga orang tua kita, mencintai dan menerima mereka apa adanya, walaupun kita menjadi orang yang kaya harta, karena kesuksesan anak tidak lepas dari tugas orang tua yang menyekolahkannya. sekolah.

Pengarang Dan Penerbit Cerita Malin Kundang

Sekian informasi kali ini tentang cerita rakyat dan dongeng – Ang Alamat ni Si Malin Kundang – Semoga apa yang ditulis dalam artikel ini dapat memberikan manfaat dan pengetahuan bagi anda, jika ada pertanyaan mengenai artikel ini, silahkan tinggalkan komentar dan jangan lupa untuk mem-bookmark halaman ini, Share and Follow/Subscribe dan Like Fanspage kami di Facebook dan Twitter agar tidak ketinggalan artikel-artikel terbaru dan terupdate dari blog ini. Terima kasih telah mengunjungi blog ini. Berikut adalah kisah Malin Kundang dalam bahasa Inggris dengan terjemahan. Legenda Malin Kundang memang merupakan cerita yang sangat populer dan memiliki pesan moral atau nilai moral, kita harus menghormati orang tua kita.

Dahulu kala, di sebuah desa kecil dekat pantai di Sumatera Barat, hiduplah seorang wanita dan putranya. Mereka adalah Malin Kundang dan ibunya. Ibunya lajang karena ayah Malin Kundang meninggal ketika dia masih kecil. Malin Kundang harus menjalani kehidupan yang sulit dengan ibunya.

Beberapa tahun yang lalu, seorang wanita dan putranya tinggal di sebuah desa kecil di dekat pantai di Sumatera Barat. Mereka adalah Malin Kundang dan ibunya. Ibunya adalah seorang janda karena ketika dia melahirkan Malin Kundang, ayahnya meninggal. Malin Kundang harus menjalani kehidupan yang sulit dengan ibunya.

Malin Kundang adalah anak yang sehat, pekerja keras dan kuat. Dia biasanya pergi ke laut untuk menangkap ikan. Setelah menangkap ikan, dia membawanya ke ibunya, atau menjual ikan yang ditangkap di kota.

Teknik Untuk Membuat Story Telling

Malin Kundang adalah anak yang sehat, pekerja keras dan kuat. Dia biasanya pergi ke laut untuk menangkap ikan, dan setelah menangkap ikan, dia membawanya ke ibunya, dan ibunya menjual ikan di Kota.

Suatu hari ketika Malin Kundang sedang berlayar, dia

Gambar dongeng malin kundang, dongeng malin kundang singkat, dongeng rakyat malin kundang, naskah dongeng malin kundang, malin kundang dongeng, dongeng si malin kundang, buku dongeng malin kundang, dongeng tentang malin kundang, dongeng cerita malin kundang, dongeng malin kundang lengkap, ringkasan dongeng malin kundang, dongeng legenda malin kundang