Sifat Koligatif Larutan Soal Dan Pembahasan

Sifat Koligatif Larutan Soal Dan Pembahasan – 2 Bab 1 Penyelesaian Sifat Koligatif Sumber: www. rjautoworks.com Pada bab ini, Anda akan diajak untuk menjelaskan sifat koligatif larutan non elektrolit dan elektrolit dengan menjelaskan penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku, dan tekanan osmotik termasuk sifat koligatif larutan, sebagai serta membandingkan sifat koligatif larutan nonelektrolit dengan sifat koligatif larutan elektrolit dengan konsentrasi yang sama berdasarkan data percobaan. Anda telah memahami dari pelajaran Kimia sebelumnya di Kelas XI, apa yang disebut larutan, sifat-sifat larutan asam dan basa, larutan penyangga, dan hidrolisis larutan garam. Sifat larutan lain yang akan kita jelajahi dalam bab ini adalah yang berhubungan dengan perubahan fisika, seperti tekanan uap, titik didih, titik beku, dan tekanan osmotik. Sifat-sifat tersebut merupakan sifat koligatif larutan. Jika Anda menambahkan zat seperti gula atau garam meja ke dalam pelarut seperti air, larutan akan memiliki titik didih lebih tinggi dari titik didih air murni dalam kondisi yang sama. Juga, titik beku dan tekanan uap akan berbeda dari air murni. Menurut Anda mengapa ini terjadi? Pelajari bab ini dengan cermat dan Anda akan tahu jawabannya. A. Molalitas dan fraksi mol B. Sifat koligatif larutan nonelektrolit C. Sifat koligatif larutan elektrolit 1

3 Soal pra-topik 1. Berapa banyak air yang dibutuhkan untuk membuat 5M NaCl dari 29 gram NaCl? 2. Apa yang dimaksud dengan larutan elektrolit dan larutan non elektrolit? 3. Apa perbedaan antara sifat fisika dan sifat kimia suatu senyawa? 1 m NaCl Sumber: Gambar 1.1 Satuan konsentrasi Molalitas memegang peranan penting dalam kegiatan laboratorium. Anda Harus Ingat Molalitas adalah jumlah mol zat terlarut per kilogram pelarut. massa m M p r Anda Harus Ingat Molalitas adalah jumlah mol zat terlarut per kilogram pelarut. massa m M p r A Molalitas dan fraksi mol Dalam larutan, ada beberapa sifat zat yang hanya ditentukan oleh jumlah partikel zat terlarut. Sifat ini disebut sifat koligatif larutan. Karena sifat koligatif larutan ditentukan oleh jumlah partikel zat terlarut, bab ini dimulai dengan diskusi tentang konsentrasi larutan. 1. Molaritas (m) Pada pelajaran sebelumnya, kita menyatakan konsentrasi dengan persentase (%) dan molaritas (M). Dalam perhitungan molaritas, nilai larutan didasarkan pada volume. Seperti yang Anda pasti ingat, volume adalah fungsi dari suhu (zat memuai jika dipanaskan). Karena sifat koligatif larutan dipengaruhi oleh suhu, diperlukan besaran yang tidak bergantung pada suhu. Besaran dinyatakan dengan massa karena massa tidak bergantung pada suhu, baik dari jumlah zat terlarut maupun jumlah pelarutnya. Untuk alasan ini, molalitas digunakan, yang menunjukkan jumlah partikel zat terlarut (mol) per 1 kg pelarut (bukan larutan). Suatu larutan yang dibuat dengan 1 mol NaCl yang dilarutkan dalam g air dinyatakan sebagai larutan 1 molal dan diberi simbol 1 m NaCl. Molalitas didefinisikan dalam persamaan ini. Jumlah mol massa zat terlarut Molalitas (m) atau m Jumlah kilogram pelarut M r p Keterangan: m molalitas (mol/kg) M r massa molar zat terlarut (g/mol) massa massa zat terlarut (g) p massa pelarut ( g) Molalitas juga berguna dalam situasi lain, misalnya karena pelarut berbentuk padat pada suhu kamar dan hanya dapat diukur dengan massa, bukan volume, sehingga tidak mungkin dinyatakan dalam molaritas. Perhatikan contoh soal penentuan molalitas berikut. Contoh 1.1 Sebanyak 30 g urea (Mr 60 g/mol) dilarutkan dalam 100 g air. Hitung molalitas larutan tersebut. massa urea 30 g Mol urea 0,5 mol M r urea 60 g/mol 100 Massa pelarut 100 g 0,1 kg .5 mol Molalitas (m) 5 m 0,1 kg Oleh karena itu, molalitas larutan urea adalah 5 m. Contoh 1.2 Berapa gram NaCl yang harus dilarutkan dalam 500 g air untuk membuat larutan 0,15 m? 2 Praktikum Pembelajaran Kimia untuk Kelas XII

Sifat Koligatif Larutan Soal Dan Pembahasan

4 Molalitas berarti jumlah mol zat terlarut per kilogram pelarut. 0,15 m berarti 0,15 mol NaCl dalam 1 kg (1.000 g) air. 0,15 mol NaCl dalam g H 2 O Untuk menghitung jumlah mol NaCl yang dibutuhkan untuk 500 g H 2 O, kita dapat menggunakan hubungan ini sebagai faktor konversi. Kita kemudian dapat menggunakan massa molar NaCl untuk mengubah kata NaCl menjadi massa NaCl. 0,15 mol NaCl 58,44 g NaCl 500 g H 2O 4,38 g NaCl g H O 1 mol NaCl 2 Jadi, massa NaCl yang harus dilarutkan dalam 500 g air untuk membuat larutan 0,15 m adalah 4,38 g. Buktikan sendiri lebih lanjut Gunakan rumus m untuk menjawab pertanyaan pada Contoh 1.1 dan M r p Contoh 1.2. Apakah hasil yang diperoleh sama? Bekerja dalam kelompok dan mempresentasikan temuan mereka di depan kelas. Contoh 1.3 Berapa molaritas larutan NaCl 10% (b/b)? (b/b persen berat) 10 g NaCl Larutan 10% (b/b), artinya w dari kata berat. 100 g larutan NaCl Untuk menentukan molaritas, kita harus mengetahui jumlah mol NaCl. 10 g NaCl dapat diubah menjadi mol menggunakan massa molar NaCl (58,44 g/mol). Untuk menentukan massa air dapat dilakukan dengan mengencerkan 100 g larutan NaCl dengan 10 g NaCl. massa air 100 g 10 g 90 g Untuk menentukan molaritas, konversi dapat dilakukan sebagai berikut. 10 g NaCl 1 mol NaCl 100 g larutan NaCl g air 100 g larutan NaCl 58, 44 g NaCl 90 g air 1 kg air Jadi, larutan NaCl 10% (b/b) memiliki konsentrasi 1,9 m. 2. Fraksi Mol Fraksi mol adalah satuan konsentrasi yang semua bagian larutannya dinyatakan dalam mol. Fraksi mol komponen i, dilambangkan dengan xi adalah jumlah mol komponen i dibagi dengan jumlah mol semua komponen dalam larutan. Fraksi mol j adalah x j dan seterusnya. Fraksi mol total semua bagian larutan adalah 1. Kemolalan kupas larutan C 2 H 5 OH 20% menurut beratnya (M r 46 g/mol) adalah… A. 6.4 m B. 5.4 m C 4 , 4 m D. 3, 4 m E. 0, 4 m Pembahasan C 2 H 5 OH 20% artinya 20 g C 2 H 5 OH dalam 80 g air. massa m M r P ,4 Jadi, molaritas larutan C 2 H 5 OH 20% menurut beratnya adalah (B) 5,4 m. Kata kunci Konsentrasi fraksi mol Sifat koligatif UMPTN 1998 x i Jumlah mol komponen i Jumlah mol semua komponen dalam larutan Jumlah mol fraksi x i + x j 1 x i n i n i + n j Sifat koligatif Solusi 3

Soal Sifat Koligatif Larutan

5 Perhatikan contoh penggunaan fraksi mol berikut. Skala lengkap Fraksi mol larutan metanol CH 3 OH dalam air adalah 0,50. Konsentrasi metanol dalam larutan ini dinyatakan sebagai persen berat adalah… A. 50% B. 60% C. 64% D. 57% E 50% Pembahasan mol metanol mol air (katakanlah 1 mol) massa mol metanol M r massa mol air M r massa metanol %b/b larutan massa 100% 32g 100% 64% 32g+ 18g Jadi, konsentrasi metanol dalam larutan dalam persen berat adalah ( C) 64% UMPTN 1998 Larutan glukosa adalah dibuat dengan melarutkan 18 g glukosa (Mr 180 g/mol) dalam 250 g air. Hitung fraksi mol glukosa. x mol glukosa mol glukosa mol glukosa + mol air Jadi fraksi mol glukosa adalah 0, , ,01 + 0,1 + 13, Berapa fraksi mol dan persen mol masing-masing komponen dalam campuran 0,2 mol O2 dan 0,5 mol N2? x O 2 mol O2 mol O + mol N 2 2 0, 2 mol 0,2 mol + 0,5 mol x N 2 Contoh 1.4 Contoh 1,5 0, 2 mol 0,7 mol 0,29 mol N2 mol O + mol N 2 2 0,5 mol + 0,2 mol mol 0,5 mol 0,7 mol 0, 71 Fraksi mol N 2 juga dapat dihitung sebagai: x N 2 1 x O 2 1 0, 29 0, 71 % mol O 2 0, 29 100 % 29 % % mol N 2 0 , 71 100% 71% Jadi, fraksi mol O 2 adalah 0,29 dan fraksi mol N 2 adalah 0,71, sedangkan persentase mol O 2 adalah 29% dan persentase mol N 2 adalah 71%. Penguasaan soal materi 1.1 Kerjakan dari buku latihanmu. 1. Berapa molalitas larutan yang mengandung 4 g NaOH (A r Na 23 g/mol, A r O 16 g/mol, dan A r H 1 g/mol) yang dilarutkan dalam 250 g air? 2. Berapa molalitas larutan HCl 37% (b/b)? (A r H 1 g/mol, A r Cl 35,5 g/mol) 4 Praktikum kimia untuk kelas XII

6 B Sifat Koligatif Larutan Non Elektrolit Meskipun sifat koligatif melibatkan larutan, sifat koligatif tidak bergantung pada interaksi antara molekul pelarut dan zat terlarut, tetapi pada jumlah zat terlarut yang dilarutkan dalam larutan. Sifat koligatif terdiri dari penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku, dan tekanan osmotik. Apa perbedaan keempat sifat koligatif tersebut? Pertimbangkan ilustrasi ini. 1. Penurunan Tekanan Uap Untuk mengetahui pengaruh zat terlarut yang mudah menguap terhadap tekanan uap pelarut, lakukan kegiatan berikut. Kata Kunci Penyelidikan 1.1 Larutan tanpa elektrolit Tujuan Mengamati pengaruh zat terlarut terhadap tekanan uap jenuh larutan Instrumen dan Bahan Data percobaan Tugas 1. Perhatikan gambar hasil percobaan ini. Penurunan Tekanan Uap Tekanan uap jenuh air pada 25

Contoh soal dan pembahasan sifat koligatif larutan, sifat koligatif larutan ruangguru, pembahasan soal sifat koligatif larutan, pembahasan sifat koligatif larutan, contoh soal dan pembahasan sifat koligatif larutan elektrolit, dasar teori sifat koligatif larutan, soal dan pembahasan sifat koligatif larutan doc, soal dan pembahasan tentang sifat koligatif larutan, soal koligatif larutan dan pembahasan, soal dan pembahasan sifat koligatif larutan pdf, soal dan pembahasan kimia sifat koligatif larutan, soal dan pembahasan sifat koligatif larutan